Ayumi

Selasa, 25 Desember 2018

Daily my blog


"Berhentilah Mencibir Orang Lain, Kamu Tidak Pernah Tahu Penderitaan Apa Saja yang Telah Dilaluinya"...


Mungkin mudah bagimu menilai kelemahan orang lain, tapi mampukah kau melihat kekurangan yang ada didalam dirimu??? 

       Seringkali dengan mudah kita melontarkan kritik jelek pada orang lain. Padahal kita baru saja bertemu dengan orang itu. 

"KITA TIDAK PERNAH TAHU APA SAJA PENDERITAAN YANG PERNAH DIA LEWATI DAN SEKERAS APA PERJUANGAN HIDUPNYA"
        
       Kamu tidak melihat betapa sulitnya ia berjuang dan banyaknya masalah yang harus ia hadapi seorang diri tanpa banyak mengeluh. Kalau kamu mengetahui perjuangannya yang berat itu kamu pun gak akan berani mencibirnya.
       Jangan pernah merasa sempurna karena kita hanya manusia yang masih punya banyak kekurangan, kamu yang terlalu sibuk mengurusi hidup orang lain sampai lupa tentang dirimu sendiri. Daripada sibuk mengomentari kekurangan yang dimiliki orang lain, lebih baik jika kamu perbaiki dulu kekurangan yang ada pada dirimu. 
        Ingat satu hal " MENGHUJATNYA TIDAK AKAN MERUBAH APAPUN, BAIK DIRIMU ATAU ORANG YANG DIHUJAT" karena Tuhan saja tidak pernah membuka kejelekan dirimu selama ini, kenapa kamu sibuk mengumbar aib orang lain pada banyak orang? Jadilah orang yang lebih berhati-hati dalam bersikap dan bertindak.... 

Just for sharing 
Daily my blog 
Diposting oleh note ayu di 10.57 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Minggu, 10 Juni 2012

hachiko

Hachikō (ハチ公?) (10 November 1923-8 Maret 1935) adalah seekor anjing jantan jenis Akita Inu kelahiran Ōdate, Prefektur Akita. Ia terus dikenang sebagai lambang kesetiaan anjing terhadap majikan. Setelah majikannya meninggal, Hachikō terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang di Stasiun Shibuya, Tokyo.

KISAH HIDUP

Lahir 10 November 1923 dari induk bernama Goma-go dan anjing jantan bernama Ōshinai-go, namanya sewaktu kecil adalah Hachi. Pemiliknya adalah keluarga Giichi Saitō dari kota Ōdate, Prefektur Akita. Lewat seorang perantara, Hachi dipungut oleh keluarga Ueno yang ingin memelihara anjing jenis Akita Inu. Ia dimasukkan ke dalam anyaman jerami tempat beras sebelum diangkut dengan kereta api yang berangkat dari Stasiun Ōdate, 14 Januari 1924. Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 jam, Hachi sampai di Stasiun Ueno, Tokyo.
Hachi menjadi anjing peliharaan Profesor Hidesaburō Ueno yang mengajar ilmu pertanian di Universitas Kekaisaran Tokyo. Profesor Ueno waktu itu berusia 53 tahun, sedangkan istrinya, Yae berusia 39 tahun. Profesor Ueno adalah pecinta anjing. Sebelum memelihara Hachi, Profesor Ueno pernah beberapa kali memelihara anjing Akita Inu, namun semuanya tidak berumur panjang. Di rumah keluarga Ueno yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya, Hachi dipelihara bersama dua ekor anjing lain, S dan John. Sekarang, lokasi bekas rumah keluarga Ueno diperkirakan di dekat gedung Tokyo Department Store sekarang.
Ketika Profesor Ueno berangkat bekerja, Hachi selalu mengantar kepergian majikannya di pintu rumah atau dari depan pintu gerbang. Di pagi hari, bersama S dan John, Hachi kadang-kadang mengantar majikannya hingga ke Stasiun Shibuya. Di petang hari, Hachi kembali datang ke stasiun untuk menjemput.
Pada 21 Mei 1925, seusai mengikuti rapat di kampus, Profesor Ueno mendadak meninggal dunia. Hachi terus menunggui majikannya yang tak kunjung pulang, dan tidak mau makan selama 3 hari. Menjelang hari pemakaman Profesor Ueno, upacara tsuya (jaga malam untuk orang meninggal) dilangsungkan pada malam hari 25 Mei 1925. Hachi masih tidak mengerti Profesor Ueno sudah meninggal. Ditemani John dan S, ia pergi juga ke stasiun untuk menjemput majikannya.
Nasib malang ikut menimpa Hachi karena Yae harus meninggalkan rumah almarhum Profesor Ueno. Yae ternyata tidak pernah dinikahi secara resmi. Hachi dan John dititipkan kepada salah seorang kerabat Yae yang memiliki toko kimono di kawasan Nihonbashi. Namun cara Hachi meloncat-loncat menyambut kedatangan pembeli ternyata tidak disukai. Ia kembali dititipkan di rumah seorang kerabat Yae di Asakusa. Kali ini, kehadiran Hachi menimbulkan pertengkaran antara pemiliknya dan tetangga di Asakusa. Akibatnya, Hachi dititipkan ke rumah putri angkat Profesor Ueno di Setayaga. Namun Hachi suka bermain di ladang dan merusak tanaman sayur-sayuran.
Pada musim gugur 1927, Hachi dititipkan di rumah Kikusaburo Kobayashi yang menjadi tukang kebun bagi keluarga Ueno. Rumah keluarga Kobayashi terletak di kawasan Tomigaya yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya. Setiap harinya, sekitar jam-jam kepulangan Profesor Ueno, Hachi terlihat menunggu kepulangan majikan di Stasiun Shibuya.
Pada tahun 1932, kisah Hachi menunggu majikan di stasiun mengundang perhatian Hirokichi Saitō dari Asosiasi Pelestarian Anjing Jepang. Prihatin atas perlakuan kasar yang sering dialami Hachi di stasiun, Saitō menulis kisah sedih tentang Hachi. Artikel tersebut dikirimkannya ke harian Tokyo Asahi Shimbun, dan dimuat dengan judul Itoshiya rōken monogatari ("Kisah Anjing Tua yang Tercinta"). Publik Jepang akhirnya mengetahui tentang kesetiaan Hachi yang terus menunggu kepulangan majikan. Setelah Hachi menjadi terkenal, pegawai stasiun, pedagang, dan orang-orang di sekitar Stasiun Shibuya mulai menyayanginya. Sejak itu pula, akhiran kō (sayang) ditambahkan di belakang nama Hachi, dan orang memanggilnya Hachikō.
Sekitar tahun 1933, kenalan Saitō, seorang pematung bernama Teru Andō tersentuh dengan kisah Hachikō. Andō ingin membuat patung Hachikō. Setiap hari, Hachikō dibawa berkunjung ke studio milik Andō untuk berpose sebagai model. Andō berusaha mendahului laki-laki berumur yang mengaku sebagai orang yang dititipi Hachikō. Orang tersebut menjual kartu pos bergambar Hachikō untuk keuntungan pribadi. Pada bulan Januari 1934, Andō selesai menulis proposal untuk mendirikan patung Hachikō, dan proyek pengumpulan dana dimulai. Acara pengumpulan dana diadakan di Gedung Pemuda Jepang (Nihon Seinenkan), 10 Maret 1934. Sekitar tiga ribu penonton hadir untuk melihat Hachikō.
Patung perunggu Hachikō akhirnya selesai dan diletakkan di depan Stasiun Shibuya. Upacara peresmian diadakan pada bulan April 1934, dan disaksikan sendiri oleh Hachikō bersama sekitar 300 hadirin. Andō juga membuat patung lain Hachikō yang sedang bertiarap. Setelah selesai pada 10 Mei 1934, patung tersebut dihadiahkannya kepada Kaisar Hirohito dan Permaisuri Kōjun.
Selepas pukul 06.00 pagi, tanggal 8 Maret 1935, Hachikō, 13 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa di jalan dekat Jembatan Inari, Sungai Shibuya. Tempat tersebut berada di sisi lain Stasiun Shibuya. Hachikō biasanya tidak pernah pergi ke sana. Berdasarkan otopsi diketahui penyebab kematiannya adalah filariasis.
Opset tubuh Hachikō di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Tokyo
Tempat pemakaman Profesor Ueno dan Hachikō
Upacara perpisahan dengan Hachikō dihadiri orang banyak di Stasiun Shibuya, termasuk janda almarhum Profesor Ueno, pasangan suami istri tukang kebun Kobayashi, dan penduduk setempat. Biksu dari Myōyū-ji diundang untuk membacakan sutra. Upacara pemakaman Hachikō berlangsung seperti layaknya upacara pemakaman manusia. Hachikō dimakamkan di samping makam Profesor Ueno di Pemakaman Aoyama. Bagian luar tubuh Hachikō diopset, dan hingga kini dipamerkan di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Ueno, Tokyo.
Patung Hachikō di depan Stasiun Ōdate
Pada 8 Juli 1935, patung Hachikō didirikan di kota kelahiran Hachikō di Ōdate. tepatnya di depan Stasiun Ōdate. Patung tersebut dibuat serupa dengan patung Hachikō di Shibuya. Dua tahun berikutnya (1937), kisah Hachikō dimasukkan ke dalam buku pendidikan moral untuk murid kelas 2 sekolah rakyat di Jepang. Judulnya adalah On o wasureruna (Balas Budi Jangan Dilupakan).
Pada tahun 1944, di tengah berkecamuknya Perang Dunia II, patung perunggu Hachikō ikut dilebur untuk keperluan perang. Patung pengganti yang sekarang berada di Shibuya adalah patung yang selesai dibuat bulan Agustus 1948. Patung tersebut merupakan karya pematung Takeshi Andō, anak laki-laki Teru Andō.
Pintu keluar Stasiun JR Shibuya yang berdekatan dengan patung Hachikō disebut Pintu Keluar Hachikō. Sewaktu didirikan kembali tahun 1948, patung Hachikō diletakkan di bagian tengah halaman stasiun menghadap ke utara. Namun setelah dilakukan proyek perluasan halaman stasiun pada bulan Mei 1989, patung Hachikō dipindah ke tempatnya yang sekarang dan menghadap ke timur.
Film Hachikō Monogatari karya sutradara Seijirō Kōyama mulai diputar di Jepang, Oktober 1987. Pada bulan berikutnya diresmikan patung Hachikō di kota kelahirannya, Ōdate. Monumen peringatan ulang tahun Hachikō ke-80 didirikan 12 Oktober 2003 di lokasi rumah kelahiran Hachikō di Ōdate. Sebuah drama spesial tentang Hachikō ditayangkan jaringan televisi Nippon Television pada tahun 2006. Drama sepanjang dua jam tersebut diberi judul Densetsu no Akitaken Hachi (Legenda Hachi si Anjing Akita). Pada tahun 2009 film Hachiko: A Dog's Story[1] karya sutradara Lasse Hallström mulai diputar dan dibintangi oleh Richard Gere dan Joan Allen.

 Patung Hachiko di stasiun kereta api Shibuya, Jepang
Diposting oleh note ayu di 20.47 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Legenda Narcissus dan Echo

Belakangan ini sering kali kita mendengar istilah "Narsis" yang biasanya diperuntukkan kepada orang yang suka memfoto-foto diri sendiri, ataupun kepada orang yang suka berlama-lama di depan cermin. Istilah narsis sendiri sebenarnya berasal dari kisah Romawi Kuno. Kata Narsis berasal dari nama seorang lelaki muda di Romawi, yaitu Narcissus. Narcissus terlahir sebagai anak laki-laki yang sangat tampan. Ketampanannya menjatuhkan hati semua orang yang ada di Kota. Sampai suatu saat ayah Narcissus khawatir dengan kecantikan fisik Narcissus dan memutuskan untuk berkonsultasi dengan seorang peramal mengenai masa depan Narcissus. Ramalan sang peramal sangat mengejutkan, bahwa Narcissus hanya akan bisa menikmati masa senjanya jika dia tidak pernah menatap dirinya sendiri di cermin. Narcissus pun tumbuh menjadi lelaki muda yang sangat tampan, tidak tanggung-tanggung seisi kota jatuh cinta pada kerupawanan Narcissus, namun Narcissus selalu dengan angkuh menolak mereka semua tanpa belas kasihan.

Suatu hari di musim panas Narcissus pergi ke hutan dan tanpa sengaja seorang peri hutan bernama Echo melihat Narcissus dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Echo adalah peri yang cantik namun dia dikutuk tidak bisa berbicara, dia hanya bisa mengulang kata terakhir yang didengarnya. Karena tak dapat berbicara, Echo hanya bisa melihat dan mengikuti Narcissus dari jauh. Karena tidak kuat dengan perasaan cintanya, Echo pun memberanikan diri untuk keluar dan menampakkan dirinya di depan Narcissus. Jangankan balasan cinta, Narcissus menolak Echo mentah-mentah. Karena sakit hati, Echo pun akhirnya pergi dan menangis, yang terdengar hanya tinggal suaranya. Itulah gema (echo) yang biasanya kita dengar saat di hutan atau gua.

Para Dewa tersentuh dengan kesedihan Echo yang ditolak mentah-mentah oleh Narcissus. Karena sikap Narcissus yang mementingkan dirinya sendiri, tidak menghargai perasaan orang lain, dan merasa dirinya yang paling rupawan hingga tak ada orang yang pantas dengannya akhirnya para dewa pun mengutuk Narcissus jatuh cinta dengan dirinya sendiri. Saat haus, Narcissus pergi ke sungai untuk minum, ketika dia berhenti untuk minum. Narcissus melihat pantulan bayangannya di sungai dan dia jatuh cinta pada bayangannya sendiri. Tanpa makan dan minum, Narcissus asyik menatap pantulan dirinya hingga akhirnya dia meninggal di tepi sungai. Di tepi sungai tempat Narcissus meninggal bunga-bunga yang tubuh di sekitar sungai tersebut dinamai bunga Narcissus.
Diposting oleh note ayu di 20.22 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Apa itu Deja Vu?

Hampir semua orang pernah mengalaminya, mungkin anda adalah salah satunya

Deja vu, yang asal katanya diambil dari Bahasa Perancis, adalah suatu perasaan ketika seseorang mengalami sesuatu yang pernah terjadi sebelumnya. Sekelompok orang mengasosiasikannya dengan gangguan pada otak sedangkan lainnya menghubungkan Deja vu dengan kehidupan lain di masa lalu. Pada suatu waktu, beberapa di antara kita tentu pernah mengalami hal ini. Apa sih sebenarnya Deja vu ini? Mari kita telusuri bersama.

Apakah anda pernah mengalami situasi di mana secara sadar anda mengenal betul situasi itu yang menurut anda telah anda lalui sebelumnya? Apakah anda pernah mengalami suatu situasi di mana anda bisa menebak apa yang akan terjadi selanjutnya dan kemudian hal itu benar-benar terjadi seperti yang anda rasakan telah anda lalui sebelumnya? Jika anda pernah mengalami hal-hal tersebut, itulah yang dinamakan Deja vu. Apakah Deja vu itu? Deja vu merupakan peristiwa di mana seseorang merasa yakin telah mengalami situasi baru sebelumnya. Selama mengalami sebuah situasi baru, seseorang merasakan suatu kesamaan dengan sesuatu yang dialami di masa lalu. Seseorang merasa telah melalui hal yang sama baru saja terjadi di masa lalu atau telah melihat hal itu dalam mimpinya. Istilah Deja vu ini pertama kali diperkenalkan oleh Emile Boirac yang merupakan seorang peneliti di bidang psikologi berkebangsaan Perancis. Kebanyakan mereka yang mengalami Deja vu mengklaim telah melihat sesatu dalam mimpi mereka atau sangat yakin telah melihat itu beberapa waktu yang lalu.

Beberapa Jenis Deja vu

Deja Senti: perasaan ini merujuk pada sesuatu "yang sudah dirasakan". Hal itu merupakan fenomena kejiwaan dan para peneliti meyakini bahwa sesuatu yang telah dirasakan di masa lalu itu sangat mirip dengan yang dirasakan saat ini. Kesamaan pada kedua pengalaman tersebut membuat seseorang merasa bahwa dia telah merasakan hal yang sama di masa lalu.

Deja Vecu: suatu perasaan bahwasanya segala sesuatu yang sedang terjadi baru saja itu identik dengan apa yang terjadi sebelumnya serta satu gagasan tidak wajar tentang apa yang akan terjadi berikutnya, diterminologikan sebagai Deja vecu. Seseorang yang mengalami perasaan Deja vecu mengklaim telah mengetahui apa yang sedikit lagi akan terjadi dan kadang kala merasa telah mengingat hal tersebut.

Deja Visite: Bentuk Deja vu ini merupakan suatu perasaan pernah mengunjungi suatu tempat yang benar-benar baru. Seseorang yang mengalami bentuk Deja vu ini mengklaim memiliki pengetahuan tentang sebuah tempat yang belum dikunjungi. Seseorang mengklaim mengetahui letak geografi suatu tempat, ketika dia belum pernah ke sana dalam kenyataannya. Deja visite dicirikhaskan dengan sebuah pengetahuan tidak wajar tentang suatu tempat yang belum pernah dikunjungi.

Para peneliti telah lama mencari berbagai sebab di balik Deja vu. Mereka mengasosiasikan penyakit-penyakit seperti schizophrenia, kegelisahan atau gangguan neurologi lainnya. Para peneliti belum mencapai kesuksesan dalam membangun hubungan antara penyakit-penyakit tersebut dengan Deja vu.

Namun, para peneliti telah menemukan bahwa Deja vu bisa saja merupakan hasil dari kegagalan sistem kelistrikan otak. Deja vu dipercaya sebagai suatu sensasi yang salah pada ingatan atau memori. Beberapa obat-obatan juga dipercaya sebaga salah satu faktor yang memicu Deja vu. Obat-obatan seperti amantadine dan phenylpropanolamine telah diteliti sebagai penyebab perasaan Deja vu. Beberapa obat-obatan bisa menyebabkan aksi hyperdopaminergic pada area mesial temporal otak yang menyebabkan Deja vu.

Otak manusia merupakan organ yang kompleks dan sangat menarik. Sudah merupakan kecenderungan otak untuk menarik kesimpulan dari berbagai situasi yang berbeda. Otak seringkali mencoba untuk bereksperimen mereproduksi suatu situasi yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Oleh karena itu antisipasi beberapa kejadian oleh seseorang bisa membuat orang tersebut berpikir bahwa dia telah mengalami suatu kejadian yang sama di masa lalu.

Yang menarik di sini, bisa saja terjadi bahwa salah satu dari mata kita melihat sesuatu sebelum mata yang lain. Satu mata merekam kejadian sebelumnya. Mata yang lainnya, yang merekam kejadian yang sama beberapa milidetik kemudian, membuat otak merasakan ingatan. Salah satu mata merasakan sesuatu dan otak mengartikannya. Mata lain yang tertinggal beberapa milidetik merasakan hal yang sama dan mengirim gambar tersebut ke otak. Begitu otak merasakan hal yang sama beberapa milidetik kemudian, orang tersebut merasa bahwa dia telah melihat itu sebelumnya. Gagasan ini tidak dapat menjadi alasan tepat untuk Deja vu karena orang yang hanya memiliki satu mata juga mengalami Deja vu.

Tidak semua orang percaya bahwa semua bisa dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Beberapa teori terkait dengan Deja vu pada kemampuan fisik tertentu yang dimiliki manusia, di lain pihak, orang lain mengatakan bahwa perasaan Deja vu merupakan hasil dari kehidupan lain di masa lalu. Memang benar, Deja vu memiliki sifat-sifat misterius.
Diposting oleh note ayu di 20.02 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Sabtu, 28 April 2012

Buang Bayi Seperti Sampah

Berdasarkan statistik terbaru yang dikeluarkan Polis Diraja Malaysia (PDRM) kes pembuangan bayi dari tahun 2005 hingga 2010 mencatatkan angka mencapai 396 kes seluruh Malaysia. Negeri Selangor merupakan juara no.1 sejumlah 127 kes, Sabah 73 kes, Serawak 42 kes, Negeri Sembilan 30 kes dan 20 kes selebihnya adalah beberapa negeri lain yang tidak dirincikan.
Berbagai usaha pemerintah coba untuk mengatasi kes pembuangan bayi seperti ini bahkan dengan membangunkan sebuah tempat penampungan dan perlindungan bagi calon sang ibu yang sudah terlanjur mengandung luar nikah. Ada juga penampungan secara sukarela dari masyarakat yang di kelola secara ikhlas di gombak.
Sejumlah 396 kes pembuangan bayi statistik dari PDRM secara resmi, jika di campur dengan kes kelahiran bayi di rumah-rumah perlindungan yang belum ada statistiknya, berapa kira-kira jumlah anak hasil luar nikah.
Begitu sekali rupanya keruntuhan moral umat manusia di negeri bertuah ini. Beginilah jadinya jika ajaran agama diabaikan. Kembalilah kepada ajaran agama yang sebenar, jauhkan diri daripada mendekati zina.
Diposting oleh note ayu di 01.18 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tiga TKI Indonesia mati diTEMBAK di MALAYSIA organnya diCURI

Tiga orang TKI Indonesia mati ditembak dan organ tubuhnya dicuri. Namun penyebab kematian ketiga orang korban masih belum jelas. Dugaan sementara penyebab meninggalnya tiga TKI NTB dan dugaan pengambilan organ tubuh dari ketiga jenazah tersebut akan segera diusut oleh pemerintah Indonesia. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akan meminta klarifikasi kepada Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia mengenai hal tersebut.
“Sudah menghubungi Dubes Malaysia di Indonesia untuk meminta klarifikasi dan meminta datang segera kalau sudah ada klarifikasi,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI, Tatang B Razak di gedung Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (24/4).
Menurut keterangan dari Dubes Malaysia, lanjut Tatang, pihak Malaysia telah melakukan komunikasi dengan pemerintahan di Malaysia. “Jadi kita dari semua lini,” tuturnya.
Hari Senin 23 April, Koslata dan Migrant Care -organisasi yang memberikan pendampingan terhadap tenaga kerja migran Indonesia- melaporkan dugaan kematian tidak wajar terhadap tiga tenaga kerja Indonesia asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Berita terkait
Menurut dokumen yang dikeluarkan pemerintah Malaysia, ketiga TKI tersebut -Herman, Abdul Kadir Jaelani, dan Mad Noon- tewas akibat ditembak petugas keamanan.
Disebutkan oleh pemerintah Malaysia bahwa ketiganya tewas karena luka tembak yang dilepaskan oleh pihak keamanan setelah sempat dicurigai akan melakukan tindak kejahatan
Namun pihak keluarga tidak percaya dengan dokumen tersebut karena di masa lalu ketiganya tidak mempunyai catatan pernah melakukan kejahatan.
Selain itu kondisi jahitan pada jenazah ketiga korban juga dinilai tidak wajar.
“Ada bekas jahitan pada mata, dada, perut dan di bagian atas ke perut, padahal dokumen menunjukan mereka tewas karena tembakan. Kalau karena tembakan kan ada banyak luka dan tidak sama lukanya antara satu korban dengan korban lain, tapi ini jahitan ketiga korban sama semua,” kata M Soleh dari LSM Koslata yang mendampingi keluarga ketiga almarhum TKI tersebut.
“Pihak keluarga menduga ada organ tubuh almarhum yang diambil jika dilihat dari luka dan jahitan pada sejumlah bagian tubuh dan mata.”
Soleh mengatakan pihak keluarga telah berupaya untuk meminta kepolisian membantu melakukan otopsi ulang terhadap ketiganya, namun sejauh ini terganjal persoalan administrasi yang panjang.
“Pihak keluarga menduga ada organ tubuh almarhum yang diambil kalau dilihat dari luka dan jahitan pada sejumlah bagian tubuh dan mata ini.”
M Soleh
Tuduhan meragukan
Namun Kementerian Luar Negeri Indonesia yang menerima laporan Koslata dan Migran Care menepis dugaan pengambilan organ dari ketiga jenazah TKI yang tewas itu.
Direktur Perlindungan WNI, Tatang Razak, mengatakan jahitan pada tubuh korban adalah untuk keperluan otopsi.
Namun Tatang mengaku bahwa petugas KBRI di Malaysia tidak melakukan pengecekan ulang terhadap jenazah ketiga TKI.
Mereka sebelumnya mendapat laporan dari pihak keamanan Malaysia bahwa kematian ketiganya terjadi secara wajar dan bukan karena penembakan.
Saat ini Pemerintah Indonesia, tambah Tatang, akan menunjuk pengacara dan menunggu hasil otopsi dari pihak rumah sakit di Malaysia untuk mencari tahu secara pasti penyebab kematian ketiganya.
“Kita akan meminta segera KBRI menunjuk pengacara untuk memastikannya. Kalau memang warga negara kita ini bersalah, selama sesuai proses hukum, tidak masalah tapi kalau tidak bersalah kan harus ada yang bertanggung jawab,” kata Tatang.
tatang Razak
Tatang Razak mengatakan akan berupaya mengungkap penyebab kematian tiga TKI itu.
“Yang pasti adalah apakah yang disampaikan oleh polisi itu kronologinya sudah betul atau tidak. Ini harus ada proses yang transparan.”
Proses hukum sebelumnya
Tatang mengatakan mereka juga juga akan berkoordinasi untuk melakukan otopsi ulang terhadap jenazah ketiga TKI di Indonesia.
Namun tampaknya langkah yang diambil oleh Pemerintah Indonesia tidak akan membuahkan banyak hasil mengingat pada sejumlah kasus serupa sebelumnya penunjukkan pengacara tidak mampu mengungkap kasus kematian tenaga kerja Indonesia secara tuntas.
“Menunjuk pengacara memang langkah baik, tetapi juga bagaimana tim hukum mengawal kasus ini secara serius. Tiga tahun lalu kita pernah menunjuk tim hukum untuk menangani kasus penembakan tiga TKI oleh polisi Malaysia dan sampai hari ini proses hukumnya belum berjalan sama sekali,” kata Anis Hidayah dari Migrant Care.
“Jadi ini harus jadi referensi penting bagi KBRI agar mendorong tim hukum tidak hanya mengawal di awal ketika kasus ini diberitakan media saja.”
Kasus dugaan kekerasan ini juga meningkatkan kembali tanda tanya terhadap masa depan jaminan keamanan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di Malaysia.
Diposting oleh note ayu di 01.11 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Senin, 09 April 2012

Setiap manusia membutuhkan waktu tidur kurang lebih sekitar sepertiga waktu hidupnya atau sekitar 6-8 jam sehari. Secara alami dan otomatis jika tubuh lelah maka kita akan merasa mengantuk sehingga memaksa tubuh kita untuk beristirahat secara fisik dan mental.
Dengan waktu tidur yang cukup maka kita akan merasa segar bugar ketika bangun pagi dan siap melakukan berbagai aktifitas sepanjang hari dari pagi hingga malam. Normalnya manusia tidur pada saat malam hari hingga pagi hari, namun tidak jarang ada orang yang bisa tidur dari siang sampai malam hari karena tuntutan pekerjaan atau karena sudah terbiasa.
Menurut penelitian, orang yang tidur selama 6,5 sampai 7,5 jam dalam sehari akan memiliki hidup yang lebih panjang dari pada yang tidurnya hanya memakan waktu kurang dari 6,5 jam atau lebih dari 8 jam perhari.

A. Arti definisi / pengertian Tidur dan Insomnia :
- Tidur adalah merupakan suatu kondisi istirahat alami yang dialami oleh manusia dan hewan-hewan lainnya yang sangat penting untuk kesehatan.
- Insomnia adalah suatu gangguan tidur yang memiliki gejala lesu sepanjang hari karena kekurangan waktu tidur. Umumnya penderita insomnia akan sulit tidur jika terbangun di malam hari.

B. Kegunaan atau fungsi dari Tidur yang cukup :
1. Regenerasi sel-sel tubuh yang rusak menjadi baru.
2. Memperlancar produksi hormon pertumbuhan tubuh.
3. Mengistirahatkan tubuh yang letih akibat aktivitas seharian.
4. Meningkatkan kekebalan tubuh kita dari serangan penyakit.
5. Menambah konsentrasi dan kemampuan fisik.

C. Fase / Tahapan Tidur Seseorang :
1. Awal
2. Non rapid eyes movement (non-rem)
3. Rapid Eyes Movement (rem)
4. Dream Sleep

D. Jenis-jenis / Macam-macam Gangguan Tidur / Insomnia :
1. Insomnia transient yang bersifat sementara
2. Insomnia jangka pendek yang dapat berlangsung selama beberapa minggu
3. Insomnia kronis yang dapat diderita selama lebih dari tiga minggu

E. Sebab / Penyebab Penyakit Insomnia Pada Manusia :
1. Faktor fisik seperti karena sedang sakit pilek, asma, sinus, dan lain-lain.
2. Faktor lingkungan yaitu seperti adanya aroma tidak sedap, polusi suara yang bising, asap, lingkungan sosial yang sedang tidak aman.
3. Faktor gaya hidup tidak sehat seperti akibat rokok, minuman keras, obat kuat, dsb.
4. Faktor psikologis yaitu seperti stres yang terus-menerus.
5. Faktor prikiatris akibat rasa depresi yang dialami seseorang.

F. Cara Mengatasi & Menyembuhkan Insomnia / Penyakit Sulit Tidur :
1. Menjalani pola hidup sehat misalnya tidak merokok, tidak begadang, tidak memakai narkoba, tidak minum alkohol, dll.
2. Memiliki jadwal tidur yang cukup dan normal.
3. Memilih lingkungan yang tenang, sehat dan nyaman untuk tidur.
4. Berolah raga secara rutin dan teratur.
5. Makan secara teratur, sehat dan cukup agar selama tidur tidak lapar.
6. Hindari minum terlalu banyak minuman yang mengandung kafein seperti kopi, coklat, teh, dsb.
Diposting oleh note ayu di 16.11 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)
Free Flower Cursors at www.totallyfreecursors.com
.

profil

Foto saya
note ayu
Lihat profil lengkapku

Cari Blog Ini

Widget-Animasi
Cuteki greetings
Myspace Codes
Beauty Brite
2012 Baby, Toddler, and Mommy Gift Guide
Komunitas Blogger Kobar Logo

Arsip Blog

Pengikut

.
Tema Jendela Gambar. Diberdayakan oleh Blogger.